Mengapa harus ada kata pertemuan,bila ucapan perpisahan itu selalu menyakitkan?
Mengapa harus ada cinta,bila itu adalah rasa yg menyiksa?
Mengapa harus ada asa bila sesat yg akan memperdaya?
.
Mengapa juga harus ada hasrat bila kecewa akan menimpa pada akhirnya?
Apakah dg hati,kita bisa lihat rasa kasih?
Apakah juga dg hati,kita bisa temukan arti?
Jika rumitnya kegalauan,bisa selesai oleh ketenangan,?
Apakah kesepian juga akan berakhir oleh kesabaran?
Jadi,apa jawaban anda dari pertanyaan yg bertubi ini?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar